Mei 19, 2026

TEGAS! BRIGADE MANGUNI TOLAK RENCANA TABLIGH AKBAR UAS DI MANADO: JANGAN RUSAK HARMONI SULUT!

MANADO 22 April 2026 vilennews.online – Rencana penyelenggaraan Tabligh Akbar yang direncanakan akan menghadirkan Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Manado pada Mei 2026 menuai penolakan keras. Berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan dan adat, menyuarakan sikap tegas untuk menolak kedatangan tokoh tersebut demi menjaga iklim kerukunan yang sudah terjaga selama puluhan tahun di Bumi Nyi Melambai.

Ketua DPD Brigade Manguni Manado, Tonaas Rivai Kalangi, menegaskan sikap perlawanan tersebut demi melindungi karakter masyarakat Sulawesi Utara yang dikenal sangat menjunjung tinggi toleransi dan kedamaian. Kontraproduktif dengan Nilai Kedamaian Menurut Rivai Kalangi, gaya dan isi ceramah yang selama ini disampaikan dinilai sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai kebersamaan yang dianut masyarakat Manado dan Sulawesi Utara secara umum. “Kami menyadari sepenuhnya bahwa materi atau gaya ceramah yang dibawakan sangat bertolak belakang dengan apa yang kami sebut sebagai ‘mengademkan kedamaian beragama’.

Manado dan Sulawesi Utara ini tanah yang damai, kita tidak ingin kedamaian ini terganggu atau retak hanya karena kedatangan satu orang,” tegas Rivai Kalangi, Rabu (22/04). Kekhawatiran terbesar yang muncul adalah potensi terciptanya suasana yang tidak nyaman, memicu perpecahan, serta merusak keharmonisan hubungan antar umat beragama yang selama ini menjadi contoh bagi daerah lain.

Tuntutan: Ganti dengan Pembicara yang Nasionalis & Inklusif Dengan tegas, Brigade Manguni menyatakan penolakan terhadap rencana tersebut. Mereka berharap panitia atau pihak penyelenggara dapat bersikap bijak dan arif memahami situasi sosial masyarakat setempat. “Kami tegas menolak kehadiran beliau. Kami berharap panitia dapat memahami kondisi ini dan bersedia mengganti narasumber atau pembicara. Pilihlah Ustadz atau tokoh yang memiliki pandangan nasionalis, moderat, dan inklusif, bukan yang beraliran keras atau radikal,” seru Rivai.

PERNYATAAN SIKAP & SERUAN BIJAK Jaga Sulut Tetap Nyaman dan Bersaudara Sulawesi Utara adalah rumah bagi kita semua. Keberagaman adalah kekayaan, bukan alasan untuk berkonflik. Kami mengajak seluruh masyarakat: 1. Utamakan Kedamaian: Jangan biarkan pihak luar masuk dan mengubah cara pandang kita yang sudah damai.2. Waspada terhadap Ideologi yang Memecah Belah: Kita butuh pemimpin agama yang menyatukan, bukan yang membedakan dan menyudutkan.3. Sikap Tegas tapi Beradab: Penolakan ini bukan kebencian, melainkan bentuk cinta dan perlindungan terhadap tanah kelahiran agar tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua golongan. “Biarlah Manado tetap Manado, tempat di mana semua orang bisa hidup berdampingan dengan senyum dan salam.”

I Yayat U Santi

#Yon

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *