Juli 30, 2026

Semarak Muharam 1448 H: Syekh Muhammad Jaber Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Kasih Sayang kepada Anak Yatim

MANADO, Vilennews.online – Rangkaian memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Sulawesi Utara berlangsung penuh kehangatan dengan nuansa kepedulian. Kegiatan yang digagas Komunitas Hijabers Kawanua Sulut (HKS) bekerja sama dengan Mahir Dengan Alquran, YBM Brilian, dan Yayasan Syekh Ali Jaber, berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Ahad (5 Juli 2026). Mengusung tema “Meneladani Hijrah Rasulullah SAW dengan Memperkuat Kepedulian Sosial, Ukhuwah Islamiyah, dan Cinta kepada Anak Yatim”, acara ini berjalan lancar dan penuh berkah. Ketua HKS, Stela Pakaya, SE, mengungkapkan bahwa di tengah persiapan yang sempat terasa berat, Allah justru menghadirkan kemudahan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan indah.

“Kegiatan ini bertujuan menggerakkan hati kita semua untuk semakin peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitarnya. Sebagai wujud nyata, pada kesempatan ini sebanyak 50 anak yatim mendapatkan santunan berupa dana pendidikan, perlengkapan sekolah, serta bingkisan makanan ringan,” ujarnya.

Acara dihadiri berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat luas. Turut hadir perwakilan Pangdam XIII Merdeka, perwakilan Kajati, Ketua Baznas Sulut Hj. L. Alwi, SH, serta perwakilan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yakni Dr. Zainudins Hilimi, SE, ME, AK, CA.

Dalam tausiyah yang disampaikan, Syekh Muhammad Jaber mengingatkan agar manusia tidak menilai seseorang hanya dari penampilan luar atau pakaiannya, melainkan dari dua jenis amal saleh. Pertama, amal untuk diri sendiri seperti shalat, puasa, dan membaca Alquran.

Kedua, amal kepada sesama, seperti berbakti kepada orang tua, menyayangi saudara, dan membantu orang lain yang membutuhkan. “Perbaikilah hubungan kita dengan Allah. Apabila kita membantu anak yatim, maka pahalanya sangat besar dan nikmat Allah lainnya akan senantiasa mengalir kepada diri kita. Jika saat ini belum mampu membantu orang lain, setidaknya janganlah kita menyakiti atau menzalimi sesama,” pesannya.

Diharapkan kegiatan ini menjadi cerminan nyata dalam memperkokoh iman, mempererat tali silaturahmi antarumat beragama, serta menjadi contoh nyata dalam menjaga toleransi demi memperkuat sinergitas membangun daerah. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syekh Muhammad Jaber.

Pewarta: Suwarni Vian

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *