September 13, 2026

Lahir dari Musyawarah, Terwujud dengan Gotong Royong: Keputusan Bersama Warga Perumahan Merpati & Lurah I Gusti Sudarmatja Jadi Contoh Teladan Se-Kota Manado

MANADO, villenews.online, JUMAT 4 SEPTEMBER 2026,- Masalah jalan masuk Perumahan Merpati, Lingkungan 1, Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, sudah lama menjadi keluhan yang tak kunjung usai. Kerusakan yang semakin parah, lubang-lubang yang makin dalam, bahkan telah menelan korban dengan terjadinya berulang kali kecelakaan bagi pengguna jalan terutama warga yang sehari-hari tinggal di perumahan ini. Bukan sekadar jalan rusak, ini sudah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan. Namun, penyelesaiannya tidak dimulai dari keputusan satu orang atau perintah dari atas.

Semuanya lahir dari satu meja musyawarah. Pada pertemuan warga yang digelar di perumahan Merpati tepatnya di rumah Ibu Dian.Lurah Kima Atas, I Gusti Sudarmatja, hadir bukan untuk menggurui, melainkan duduk bersama rakyat, mendengar langsung keluh kesah, kegelisahan, dan aspirasi setiap warga. Di ruang rapat itulah permasalahan dibuka secara jujur, dibahas dari berbagai sisi, dan dicari jalan keluar yang paling tepat dan disepakati bersama.

Dari perdebatan dan diskusi yang terbuka itulah akhirnya muncul satu keputusan bulat: memperbaiki jalan masuk perumahan ini secara swadaya dan bergotong royong. Bukan karena tidak mengharapkan bantuan pemerintah, melainkan karena kesadaran bersama bahwa tidak pantas terus menunggu sementara bahaya mengancam setiap hari. Keputusan ini diambil bersama, disepakati bersama, dan akan dijalankan bersama.

Kesepakatan rapat itu langsung dibuktikan di lapangan. Respon warga sungguh luar biasa tanpa paksaan, tanpa diatur-atur, mereka bergerak secara sukarela dan penuh semangat. Pemerintah kelurahan pun merespons keputusan bersama ini dengan serius, memfasilitasi warga dengan alat pengangkut material sebagai wujud dukungan nyata terhadap hasil musyawarah rakyatnya.

Yang membuat warga terharu dan penuh apresiasi adalah cara Lurah I Gusti Sudarmatja memimpin ia menempatkan warga sebagai mitra, bukan sekadar objek pelayanan. Ia membiarkan suara rakyat didengar, membiarkan keputusan tumbuh dari bawah, dan bersama-sama mewujudkannya. Ia tidak merasa paling tahu, melainkan membiarkan kebijakan lahir dari kesepakatan bersama. “Inilah lurah yang kami butuhkan hadir, mendengar, dan memuliakan hasil keputusan bersama kami,” begitu pujian tulus terucap dari warga Perumahan Merpati.

Langkah yang diambil di Kima Atas ini sungguh pantas menjadi cermin bagi seluruh lurah dan pemimpin se-Kota Manado. Bahwa pemerintahan yang baik itu bermula dari musyawarah, berakar pada kebersamaan, dan berjalan di atas keputusan yang disepakati bersama rakyatnya. Bukan memerintah dari atas, tapi duduk bersama, memutuskan bersama, dan bekerja bersama itulah kepemimpinan yang sesungguhnya.

Semoga semangat musyawarah dan gotong royong ini terus hidup, dan jalan yang sedang diperbaiki ini menjadi bukti nyata: ketika pemimpin dan rakyat bersatu dalam satu keputusan, tidak ada yang mustahil.

#Yonf

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *