
MINUT WINETIN , Vilennews.online – Usia boleh terus bertambah, rambut boleh memutih, dan waktu boleh membawa setiap orang menempuh jalan hidup masing-masing. Namun, persahabatan sejati selalu memiliki cara untuk mempertemukan kembali hati yang pernah dekat.
Suasana hangat, penuh tawa, dan sarat kenangan masa lalu mewarnai kegiatan Temu Kangen Opa-Oma SILADA Sulawesi Utara yang berlangsung di kediaman Ibu Agustin Dumanaw, Desa Winetin Jaga 3, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (18/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momen istimewa bagi para anggota SILADA Sulut untuk kembali berkumpul setelah sekian lama menjalani kehidupan masing-masing. Cerita masa sekolah, pengalaman hidup, canda, dan tawa kembali menghidupkan kenangan indah yang telah tersimpan selama puluhan tahun.
Bagi mereka, pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul. Lebih dari itu, inilah kesempatan untuk merasakan kembali kehangatan persahabatan yang telah terjalin sejak usia muda.
“Torang batamang sejak SMP, kong baru bakudapa ulang ini di SILADA SULUT,” tutur seorang Oma yang memilih tidak menyebutkan namanya.
Ungkapan sederhana tersebut menyimpan makna mendalam. Persahabatan yang telah dimulai sejak bangku sekolah ternyata tetap bertahan, meski waktu telah berjalan begitu panjang.
Salah seorang Opa yang hadir pun mengungkapkan kebahagiaannya saat kembali bertemu dengan sahabat-sahabat lama.
“Biar so tua, mar kalo ja bakudapa bagini, pe sadap, dapa rasa sama deng waktu muda dulu,” ujarnya dengan penuh sukacita.
Baginya, usia bukan penghalang untuk menikmati kebahagiaan. Justru dalam pertemuan seperti inilah, kenangan masa muda terasa kembali hidup, menghadirkan semangat dan kegembiraan yang tidak lekang oleh waktu.
Ia juga menyampaikan pesan penuh makna tentang pentingnya mensyukuri kehidupan.
“Umur itu cuma sekadar angka. Untuk itu, nikmati anugerah Tuhan dengan ucapan syukur, karena banyak yang tidak sampe sama deng torang pe umur bagini.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan menikmati usia lanjut merupakan anugerah yang patut disyukuri. Menjadi lansia bukan berarti harus berhenti bersukacita, melainkan tetap menjalani kehidupan dengan semangat, menjaga persahabatan, dan menikmati setiap kesempatan yang diberikan Tuhan.
Ketua Umum SILADA Sulut yang Baru Diperkenalkan
Selain menjadi ajang reuni, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Ketua Umum SILADA Sulut yang baru, Kol. Inf. (Purn.) Drs. Vipy Amuranto, M.M.
Perkenalan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Momen ini menjadi kesempatan bagi pimpinan dan anggota untuk membangun kedekatan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam organisasi.
Kehadiran ketua umum yang baru diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan serta mendorong SILADA Sulut untuk terus menjadi wadah persahabatan, kepedulian, dan pemberdayaan para lanjut usia di Sulawesi Utara.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut juga menjadi gambaran bahwa organisasi bukan hanya tempat berhimpun, melainkan ruang untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Ubi Rebus, Pisang Rebus, dan Goyang Nostalgia
Menariknya, kebahagiaan dalam pertemuan ini tidak harus dibalut kemewahan.
Sajian tradisional berupa ubi rebus, pisang rebus, dan ubi jalar rebus menjadi teman kebersamaan yang menambah kehangatan suasana. Hidangan sederhana yang akrab dengan kehidupan masyarakat Sulawesi Utara itu menghadirkan nuansa kekeluargaan yang begitu kental.
Keceriaan semakin terasa ketika musik mengiringi kegiatan goyang nostalgia. Para Opa dan Oma menikmati irama lagu, bergerak mengikuti musik, tertawa bersama, dan mengenang kembali masa-masa ketika usia masih muda.
Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak ditentukan oleh usia ataupun kemewahan sebuah acara. Terkadang, bertemu kembali dengan sahabat lama, berbagi cerita, dan tertawa bersama sudah cukup untuk menghadirkan kebahagiaan yang sulit dilupakan.
Usia Bertambah, Semangat Persahabatan Tak Pernah Pudar
Temu Kangen Opa-Oma SILADA Sulut di Winetin bukan sekadar reuni. Kegiatan ini membawa pesan bahwa persahabatan perlu dirawat, kebersamaan harus dijaga, dan kehidupan patut dinikmati dengan hati yang penuh syukur.
Di tengah perjalanan usia yang terus bertambah, kesempatan untuk saling menyapa dan menguatkan menjadi sesuatu yang sangat berharga.
Melalui kegiatan ini, SILADA Sulut kembali menegaskan pentingnya membangun kehidupan lansia yang bahagia, bermartabat, aktif secara sosial, dan tetap memiliki ruang untuk berkarya serta menikmati kebersamaan.
Dari Winetin, sebuah pesan sederhana kembali bergema: usia boleh menua, tetapi hati yang penuh syukur, semangat persahabatan, dan sukacita tidak harus ikut menua.
Sebab, sahabat sejati mungkin terpisah oleh waktu, tetapi kenangan dan persaudaraan selalu menemukan jalan untuk mempertemukan kembali.
SILADA SULUT Bersama, Peduli, Sejahtera.” Melalui kegiatan ini Silada Sulut mari kita senantiasa bersyukur atas nikmat nikmat Allah yg telah diberikan kpd hamba hambanya terutama kepada kami yang sudah mencapai Lansia ungkap pengurus dan anggota SILADA SULUT.
#Pewarta : Vian Lengato
