
Manado, Vilennews.online – Dinamika pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) di tingkat jemaat mewarnai proses pemilihan Bipra di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Paulus Titiwungen, Wenang, Mahakeret. Minggu 18 Oktober 2026.
Bertempat di Gedung Gereja GMIM Paulus Titiwungen, proses pemilihan berlangsung alot, menghadirkan persaingan suara yang menjadi bagian dari dinamika demokrasi gerejawi.
Dalam proses pemilihan tersebut, Franklin Tamara berhasil meraih dukungan terbanyak untuk posisi Ketua Pria Kaum Bapa (PKB) dengan perolehan 128 suara. Hasil ini menempatkannya sebagai figur yang kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin pelayanan PKB GMIM Paulus Titiwungen pada periode 2026–2027.

Sementara itu, posisi Wakil Ketua PKB dipercayakan kepada Berty Waleleng yang berhasil memperoleh 115 suara, dan sekretaris Hanny Tambuwun 114.
Hasil pemilihan ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah pelayanan Pria Kaum Bapa di lingkungan jemaat ke depan.

Di sisi lain, untuk unsur Wanita Kaum Ibu (WKI), Jeane Laluyan terpilih sebagai Ketua. Terpilihnya Jeane diharapkan dapat memperkuat peran perempuan dalam pelayanan gereja, sekaligus mendorong kebersamaan dan keterlibatan aktif warga jemaat dalam berbagai kegiatan pelayanan.


Saat itu Franklin Tamara pun menyampaikan Terima Kasih atas Kepercayaan yang Kembali Diberikan Usai dinyatakan terpilih, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PKB GMIM Paulus Titiwungen. Baginya, kepercayaan tersebut bukan sekadar sebuah kemenangan dalam pemilihan, melainkan juga tanggung jawab pelayanan yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, kerendahan hati, dan semangat kebersamaan.Kepercayaan yang kembali diterimanya menjadi amanah untuk melanjutkan pelayanan, mempererat persaudaraan antar anggota PKB, serta mendorong keterlibatan Pria Kaum Bapa dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.
Pemilihan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan jemaat. Sebab, dalam kehidupan bergereja, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika, sementara semangat pelayanan dan kebersamaan harus tetap menjadi landasan utama.
Kini, setelah proses pemilihan berakhir, harapan besar tertuju kepada para pelayan terpilih agar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan jemaat, serta membawa pelayanan GMIM Paulus Titiwungen semakin bertumbuh dalam iman, kasih, dan persaudaraan.Pada akhirnya, kemenangan dalam pemilihan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari pengabdian. Sebab, dalam pelayanan gereja, yang terutama bukan siapa yang menang, tetapi bagaimana kepercayaan yang diberikan dapat diwujudkan menjadi berkat bagi seluruh jemaat.
#YonF
