Oktober 28, 2026

Rival Parki dan Helena Taulu Raih Kepercayaan Jemaat, Pemilihan Pelsus GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret di Kolom 16 Berlangsung Demokratis

MANADO, Vilennews.online – Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) untuk periode pelayanan 2027–2031 mulai berlangsung di berbagai jemaat, Jumat (16/10/2026). Momentum ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan gereja sekaligus wujud partisipasi anggota jemaat dalam menentukan para pelayan yang akan mengemban tugas pelayanan ke depan.

Di Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Wenang Mahakeret, pemilihan untuk pelayanan di Kolom 15 untuk kepelayanan Kolom 16 masa bakti 2027-2031 berlangsung dengan melibatkan anggota Sidi Jemaat. Khusus pemilihan di Kolom 15, kegiatan dilaksanakan di keluarga Mailoor-Rarumangkai, diawali dengan ibadah pembukaan sebagai bentuk penyerahan seluruh proses pemilihan kepada Tuhan. Pelaksanaan pemilihan berlangsung dengan melibatkan panitia yang diketuai Robby Mailoor, didampingi Venny sebagai sekretaris, serta Kana Lang dan James Lang sebagai saksi.

Helena Taulu Terpilih sebagai Diaken, Rival Parki Raih Suara Terbanyak untuk Penatua

Dalam hasil pemilihan Diaken yang dilaksanakan di Kolom 15, Helena Taulu memperoleh suara terbanyak dengan 31 suara. Sementara itu, Rival Parki memperoleh 2 suara, Robby Mailoor 3 suara, dan Didi Waleleng 1 suara.

Adapun dalam pemilihan Penatua, Rival Parki berhasil meraih dukungan tertinggi dengan 34 suara. Berti Waleleng memperoleh 2 suara, Robby Mailoor 3 suara, dan Yudhi Rarumangkai memperoleh 1 suara. Hasil tersebut menjadi bentuk kepercayaan anggota Sidi Jemaat kepada para calon yang dinilai siap mengambil bagian dalam tanggung jawab pelayanan gereja.

Diaken Terpilih Ajak Jemaat Bertumbuh dalam Iman

Usai memperoleh kepercayaan dari anggota Sidi Jemaat, Helena Taulu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya. Ia mengajak seluruh anggota jemaat untuk terus berjalan bersama dalam membangun kehidupan bergereja yang semakin baik.“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh anggota Sidi Jemaat. Mari kita bersama-sama terus bertumbuh dan berkembang dalam iman, serta mengambil bagian dalam pelayanan dengan hati yang tulus,” ungkap Helena. Baginya, kepercayaan yang diberikan bukan sekadar hasil pemilihan, melainkan sebuah tanggung jawab untuk melayani Tuhan dan sesama dengan penuh ketulusan.

Rival Parki: Mari Andalkan Tuhan dalam Setiap Pelayanan

Sementara itu, Rival Parki yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan Penatua turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota jemaat atas kepercayaan yang diberikan.Ia berharap dukungan dan topangan dari seluruh anggota jemaat tetap terpelihara sehingga pelayanan di Kolom 16 Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Mahakeret dapat berjalan dengan baik selama periode pelayanan mendatang. Rival juga mengajak seluruh anggota jemaat untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap kegiatan dan tanggung jawab pelayanan.“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Saya memohon topangan dan dukungan dari seluruh anggota jemaat. Mari kita bersama-sama mengandalkan Tuhan dalam setiap kegiatan dan pelayanan iman, sehingga apa yang kita kerjakan ke depan dapat menjadi berkat bagi jemaat dan kemuliaan bagi nama Tuhan,” ungkap Rival.

Pemilihan Jadi Momentum Memperkuat Kebersamaan Pemilihan Pelayan Khusus bukan hanya tentang perolehan suara atau siapa yang terpilih, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat melayani di tengah kehidupan bergereja.

Para pelayan yang memperoleh kepercayaan diharapkan dapat menjalankan tanggung jawab dengan rendah hati, menjaga kesatuan jemaat, serta menjadi teladan dalam kehidupan iman dan pelayanan.

Dengan semangat kebersamaan dan berlandaskan kasih Kristus, anggota jemaat diharapkan terus menopang para pelayan yang terpilih agar pelayanan di Kolom 16 Jemaat GMIM Paulus Titiwungen Mahakeret dapat bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi seluruh anggota jemaat. Sebab pada akhirnya, pelayanan bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan iman untuk melayani Tuhan dan sesama.

#YonF

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *