
MANADO, vilennews.online Jumat 14 Agustus 2026 – sebuah momen yang tak sekadar serah-terima dokumen, melainkan penegasan ikrar, penyerahan amanat, dan pengukuhan barisan perjuangan. Di Sekretariat LSM BARAK INDONESIA Markas Daerah Sulawesi Utara, suasana terasa penuh makna. Di hadapan para pengurus, dengan kesungguhan hati dan tekad yang bulat, Surat Mandat Ketua Markas Cabang LSM BARAK INDONESIA untuk Daerah Manado dan Kabupaten Minahasa resmi diserahkan.
Bukan sekadar lembaran kertas bermeterai. Surat mandat itu adalah tanda amanat yang dipercayakan, tanda tanggung jawab yang dipikulkan di pundak, dan tanda bahwa barisan perjuangan BARAK INDONESIA kini semakin kokoh berdiri di jantung Sulawesi Utara.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua LSM BARAK INDONESIA Markas Daerah Sulawesi Utara, Hendra Tololiu, yang menyerahkan amanat tersebut kepada dua sosok yang dipercaya memegang pimpinan cabang: Yonfree Wonua sebagai Ketua Markas Cabang Manado, dan Michael Rambi sebagai Ketua Markas Cabang Minahasa. Momen bersejarah itu disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi Markas Daerah Sulut: Sekretaris Mekky Pangkerego, dan Wakil Ketua I Rivai Kalangi. Kehadiran mereka bukan sekadar saksi mata, melainkan bukti bahwa amanat ini diserahkan dengan penuh kesepakatan, dalam satu barisan, dan atas satu tujuan yang sama. Saat sambutan, Ketua Hendra Tololiu menyampaikan pesan penguatan “Hari ini saya menyerahkan amanat ini kepada kalian bukan sebagai pemberian jabatan semata, melainkan sebagai pemikulan beban tanggung jawab yang berat.

Nama BARAK INDONESIA bukan sekadar nama organisasi. Ia adalah nama yang berarti perisai, pelindung, dan pembela kebenaran. Maka, jadilah pemimpin yang melindungi, bukan yang dilindungi. Jadilah pemimpin yang merangkul, bukan yang memisahkan.” “Kepada Yonfree Wonua di Manado, dan Michael Rambi di Minahasa: Jagalah amanat ini dengan jujur. Tegakkan keadilan di wilayah kalian. Jangan takut pada siapa pun selain Tuhan. Jangan tunduk pada kekuasaan yang keliru, dan jangan diam melihat kebenaran terinjak-injak. Ingat kekuatan kita bukan pada jumlah pengurus, melainkan pada kebersamaan dan kejujuran hati. Satu hati, satu arah, dan tidak pernah meninggalkan rakyat kecil.”


Sekretaris Mekky Pangkerego pun memberikan pesan, “Tertib, rapi, dan taat pada aturan. Itu kunci kekuatan kita. Surat mandat ini adalah dasar hukum dan dasar kepercayaan yang telah diberikan. Maka, jalankan amanat ini sesuai peraturan rumah tangga dan keputusan bersama. Setiap langkah harus tercatat. Setiap tindakan harus bertanggung jawab. Jangan biarkan ada yang bertindak atas nama organisasi tanpa dasar yang jelas.” “Kekokohan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari semangat berjuangnya, tetapi juga dari ketertiban administrasi dan kepatuhan pada aturan. Semangat tanpa aturan akan mudah hancur. Aturan tanpa semangat akan menjadi kaku. Maka gabungkan keduanya semangat yang menyala dan kedisiplinan yang tegak.”
Wakil Ketua 1 Rivai Kalangi menyampaikan”Persatuan adalah nyawa perjuangan kita. Jika kita bersatu, kita tiada tara. Jika kita terpecah, kita mudah dipatahkan seperti ranting yang rapuh. Maka, saya titipkan pesan ini kepada Ketua Cabang Manado dan Minahasa: Rangkul semua elemen. Dengar suara rakyat. Jangan merasa lebih tinggi dari yang dipimpin, dan jangan merasa lebih rendah dari sesama pemimpin.” “Bersinergilah satu sama lain. Bantu saling menguatkan. Jika ada yang salah, ingatkan dengan cara yang baik. Jika ada yang benar, dukung sepenuh hati. Ingat kita semua adalah bagian dari satu tubuh besar BARAK INDONESIA. Jika satu cabang sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakannya. Maka jagalah persaudaraan ini selamanya.”
Saat menerima amanat tersebut, Ketua Cabang Manado Yonfree Wonua dan Ketua Cabang Minahasa Michael Rambi sama-sama menyatakan tekad bulat: “Kami menerima amanat ini dengan penuh kerendahan hati dan kesadaran akan tanggung jawab yang besar. Kami berjanji akan menjaga kepercayaan ini, akan melaksanakan arahan pimpinan, akan bersatu, dan akan bekerja sekuat tenaga demi nama baik BARAK INDONESIA, demi kepentingan rakyat, dan demi Sulawesi Utara yang lebih baik. Kami tidak akan menyia-nyiakan amanat yang dipercayakan hari ini.”Hari itu, tidak hanya surat yang berpindah tangan.Yang berpindah adalah kepercayaan.Yang diikrarkan adalah kesetiaan.Yang ditegaskan adalah kesatuan. Dengan diserahkannya mandat kepada Ketua Cabang Manado dan Minahasa, kini BARAK INDONESIA semakin tegak berdiri di tanah Sulawesi Utara. Dua sayap baru telah terbentang, satu di kota, satu di tanah Minahasa. Satu tujuan, satu arah, satu tekad. Dan di bawah pimpinan Hendra Tololiu, didukung jajaran pengurus yang bersatu, semoga BARAK INDONESIA benar-benar menjadi perisai yang melindungi kebenaran, menjadi suara yang menyuarakan keadilan, dan menjadi kekuatan yang tidak pernah berpaling dari rakyat. Amanat telah diserahkan. Janji telah diucapkan. Kini tinggal dibuktikan dengan karya dan pengabdian.
#Admin
